The Dynamics of Mental Block as a Barrier to Student Learning from the Perspective of Behaviorist Theory in the Classroom Learning Process
DOI:
https://doi.org/10.65118/interpersonal.v2i1.19Keywords:
Behaviorism, Learning Barriers, Mental Block, Reinforcement, StudentsAbstract
This research discusses mental block as one of the learning barriers experienced by students of class XII B at MA An-Najah I Karduluk Sumenep. Mental block is characterized by passive behavior in learning activities, low self-confidence, fear of making mistakes, and a tendency to delay or avoid assignments. The purpose of this study is to analyze the forms of mental block and the factors influencing it from a behavioristic perspective. This study employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The informants consisted of guidance and counseling teachers, homeroom teachers, the principal, the vice principal for student affairs, and students who showed symptoms of mental block. The data were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The findings revealed that mental block appeared in the form of passive classroom behavior, lack of self-confidence, fear of answering questions, and procrastination in completing assignments. The factors influencing this condition included academic pressure, unpleasant learning experiences, and the lack of positive reinforcement from the learning environment. From a behavioristic perspective, mental block is understood as a behavioral response formed by repeated environmental stimuli during the learning process. This study highlights the importance of positive reinforcement in reducing students’ learning barriers and developing more active and confident learning behaviors.
References
Agustin, S., Apriliani, D. A., & Suparmi. (2024). Peran teori behavioristik dalam motivasi, disiplin, dan minat belajar siswa. BAHUSACCA, 5(2).
Ahmadi, R. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Aini Roesadhi, A. N., dkk. (2025). Instrumen pengumpulan data dan teknik pengumpulan data penelitian kualitatif. Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara, 2(6).
Akmal, & Fitriani, W. (2024). Kesulitan belajar dan faktor mempengaruhi kesulitan belajar di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1).
Arifin, Z. (2015). Psikologi pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
Astuti Zebua, N. S., Zalukhu, A., Herman., Telaumbanua, M. S., Hulu, D. B. T., et al. (2023). Kajian teori behavioristik stimulus dan respon dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran matematika. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(4).
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Los Angeles: Sage Publications.
Damayanti, N. M., Kholili, M. I., & Dewantoro, A. (2021). Hubungan antara kepercayaan diri dengan komunikasi interpersonal siswa. Jurnal Psikoedukasi dan Konseling, 3(2).
Desmita. (2016). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Dimyati, & Mudjiono. (2018). Belajar dan pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Ekawati, A. (2015). Pengaruh kecemasan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMPN 13 Banjarmasin. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(3).
Esmiati, A. N., & Nirmala, A. P. (2023). Pengaruh konseling behavioral dengan pemberian reinforcement terhadap motivasi belajar siswa kelas VII SMP. Jurnal Jendela Pendidikan, 3(1).
Gautama, U. F., & Hadi, D. (2022). Hubungan prokrastinasi akademik terhadap kecemasan pada mahasiswa skripsi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2.
Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2017). Teori-teori psikologi. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Gunawan, I. (2016). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Jakarta: Bumi Aksara.
Hardi, S., & Haryadi, R. (2019). Penerapan metode motivasi behavioristik dalam pembelajaran fisika dasar. JPF (Jurnal Pendidikan Fisika), 7(1).
Hardani, dkk. (2020). Metode penelitian kualitatif & kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.
Hartanti, R. N., & Nursalim, M. (2018). Hubungan kemampuan interaksi sosial dan kepercayaan diri terhadap tingkat school refusal siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling UNESA, 4(1).
Hartati, S. (2021). Penerapan teknik konseling behavioristik untuk mengatasi perilaku menunda tugas pada siswa MTs. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(2).
Huda, M., dkk. (2024). Implementasi teori belajar behavioristik dalam proses pembelajaran. PENDEKAR: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1(4).
Imanina. (2021). Penggunaan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis dalam PAUD. Jurnal PAUD Teratai, 10(3).
Istiqomah, A. (2023). Analisis perilaku mental block siswa di SMKN 2 Kota Madiun. Prosiding SENASSDRA, 1.
Jaenudin, & Sahroni. (2024). Teori belajar dan pembelajaran. Sonpedia Publishing Indonesia.
Junaidi, A., & Hidayah, N. (2018). Pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(2).
Komalasari, K. (2017). Pembelajaran kontekstual: Konsep dan aplikasi. Bandung: Refika Aditama.
Kompri. (2017). Motivasi pembelajaran perspektif guru dan siswa. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mulyana, A., dkk. (2024). Metode penelitian kualitatif. Bandung: Widina.
Nahar, N. I. (2019). Penerapan teori belajar behavioristik dalam proses pembelajaran. Nusantara Journal of Education, 2(1).
Nanda, R. D., & Handayani, D. (2025). Faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik. Jurnal Study Guru dan Pembelajaran, 8(3).
Ngalim Purwanto, M. (2017). Psikologi pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nugrahani, F. (2018). Metode penelitian kualitatif dalam penelitian pendidikan bahasa. Solo: Cakra Books.
Nugraha, D. W., & Fitriani, L. (2020). Pengaruh faktor internal terhadap kesulitan belajar siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 4(2).
Nurhasanah, S., & Sobandi, A. (2016). Minat belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 1(1).
Nurhidayati, S. (2019). Analisis hambatan belajar siswa dari perspektif psikologi pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 6(2).
Nurjanah, S. (2019). Faktor non-kognitif dalam hambatan belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2).
Nurlaisa, N., Hidayah, N., & Jannah, R. (2020). Efektivitas konseling behavioristik untuk mengurangi prokrastinasi akademik. Jurnal Fokus Konseling, 6(2).
Nuryani. (2021). Faktor pemicu mental block pada siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 8(1).
Oskar, D. P., & Anggawira, A. (2020). Analisis pengaruh mental blocking terhadap berpikir analitis dan kritis dalam kegiatan promosi. Jurnal Ekobistek, 9(2).
Patimah, D. A. A., & Saniah, S. (2023). Penerapan reinforcement positif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa broken home. Jurnal Risalah, 9(3).
Puspitasari, E. I., Widyastuti., & Affandi, G. R. (2024). Pengaruh stres akademik dan cognitive load terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 11(2).
Putri, R. D., & Suriani, A. (2025). Anak pasif dalam pembelajaran di sekolah dasar: Apakah karena hambatan psikologis atau kurangnya metode partisipatif. Journal Central Publisher, 2(4).
Ramadhana, M. (2020). Mental block sebagai penghambat komunikasi verbal pada masyarakat Desa Kampung Baru, Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah (Skripsi tidak diterbitkan). IAIN Metro.
Ridwan Setiawan, dkk. (2024). Psikologi behaviorisme dan neo-behaviorisme dalam konteks pendidikan: Rancang strategi modifikasi perilaku siswa. Jurnal Paris Langkis, 5(1).
Rizqi, N. F., & Afriani, N. (2024). Dampak kecemasan dan stres pada kesiapan siswa dalam transisi ke pendidikan menengah. Frontiers in Psychology, 9.
Sesfao, M. I., dkk. (2025). Penerapan teori behavioristik dalam belajar dan pembelajaran. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 2(3).
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2017). Dasar metodologi penelitian. Yogyakarta: Literasi Media Publishing.
Slameto. (2015). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sujarweni, V. W. (2019). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Suyono, & Hariyanto. (2016). Belajar dan pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Tafonao, T., & Aziz, M. K. N. (2024). Pendekatan behavioristik dalam analisis dan intervensi perilaku. Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan, 2(1).
Ulum, M., & Fauzi, A. (2023). Behaviorism theory and its implications for learning. JOINME: Journal of Insan Mulia Education, 1(2).
Umar. (2018). Analisis konstruktif teori belajar behaviorisme dalam proses pembelajaran di sekolah. El-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 2(1).
Uno, H. B. (2019). Teori motivasi dan pengukurannya. Jakarta: Bumi Aksara.
Woolfolk, A. (2017). Educational psychology and student motivation. Journal of Educational Psychology Studies, 9(1).
Zeirliana, E. D., Kholisoh, S. J. N., & Jamaluddin, M. (2024). Efektivitas reinforcement positif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Afeksi: Jurnal Psikologi, 3(3).





